Kisah akhir tahun 2018
Tahun 2018 ini begitu spesial bagiku. Begitu banyak cerita yang tak ingin kutinggalkan jejaknya. Jejak jejak indah yang takut akan terbawa arus waktu.
Salah satu momen indah adalah bersama mereka. Mereka yang kutemukan di waktu yang berbeda beda, dengan kisah unik pada dirinya. Ini salah satu momen bahagia saat kami pergi ke kiama bersama.
Photo by : Azmi Fitriadin
Azmi-Mas Haris-Ghasi-Mufli-Mba Izzah- Indri-putri-aku
Photo itu diambil di Nan Tien temple , Kiama, NSW, Australia.
Azmi , anak kalimantan yang suka dan jago banget fotografi. Baru kenal dia di semester 2 karena banyak tugas melanda dan akhirnya ngeronda di main library sama yang lainnya.
Mas Haris dan Mba Izzah, pasangan suami istri yang super sweet dengan cara mereka sendiri. Ketemu mba izzah pertama kali gara gara ngurusin PK-115 , dan ternyata mereka berdua ini temannya kakak iparku. Muter aja ya dunia ini.
Ghasi, anak asal kota Malang juga yang ternyata sma nya tetanggaan dengan sma ku. Udah terkenal pinter dan aktif banget di KPII dan Islamic Society UNSW.
Muflih, kawan termuda di lingkaran kami yang hemat kata-kata dan tawa. Diam diam menghanyutkan. Paling kocak kalo main werewolf. Kenal dia pertama karena kami sama sama jadi pengurus KPII.
Indri dan putri, duo wanita kuat dari palembang. Keduanya kutemukan di kosan. Kami sering menghabiskan malam sambil ngobrol semalaman, solving problem (my problem si biasanya wkwkwk) dan diskusi tentang apapun. Orang orang yang bisa diajak diskusi terbuka. Indri Bisa bawa mood ke orang orang di sekitarnya. The best planner for vacation. Kalo udah jalan sama dia ga takut bakal nyasar. Prestasi mereka nih mantap betul tapi selalu merendah. Kalian itu keren guys.

Komentar
Posting Komentar