Analogi part 1

           Galau, galau, galau. galau juga bisa diungkapkan seperti dibawah ini. Mari kita ibaratkan manusia sebagai roda. Setiap manusia memiliki kecerdasan yang berbeda. Jika kecerdasan adalah jari-jari roda, maka setiap roda memiliki jari-jari yang berbeda. disini aku merasa menjadi roda kecil diantara roda-roda besar.  Jika diibaratkan kompetensi yang harus kita kuasai adalah jarak yang harus ditempuh roda, dan setiap roda memiliki kesempatan waktu tempuh yang sama untuk mencapai jarak tersebut maka:
S1 = S2
dan 
T1 = T2 
sementara
R2 = 2R1
dimana 
S1= jarak yang harus saya tempuh
S2= jarak yang harus teman saya tempuh
T1= waktu tempuh saya (1 Semester)
T2= waktu tempuh teman saya  (1 Semester )
R1=jari-jari roda saya
R2= jari-jari roda teman saya

dengan jari-jari roda ku yang kecil aku harus dapat menempuh jarak yang sama dengan teman-temanku
S1 = S2
V1 . T = V2 . T 
V1=V2 
Dengan roda-rodaku yang kecil, aku harus memiliki kecepatan yang sama dengan teman-temanku
 V1=V2
w1.R1=w2.R2
w1=(w2.R2) : 2R2
w1.=2w2

Jadi untuk menempuh jarak yaang sama diwaktu yang sama dengan roda-roda kecilku,, aku harus memiliki kecepatan sudut 2x dari kecepatan sudut teman-temanku. 
Mari kita lihat dari sudut pandang berapa kali putaran yang harus dilakukan untuk menempuh jarak yang sama, secara logika
S= K. X
dimana 
S= Jarak
K= Keliling roda
X= Banyaknya putaran
 maka
 S1 = S2
2pi1.  R1 .X1= 2pi2. R2.X2
R1  . X1=  R2 . X2

X1=  R2 . X2 : 2R2
 X1=  2X2
Jadi untuk menempuh jarak yang sama, dengan roda kecil ku harus berputar 2 kali lebih banyak dari pada roda-roda besar...
 

dan kukatakan pada diriku kuharus berlari lebih kencang, mengatur nafasku, menjaga energiku, agar kusampai ditempat yang sama dalam waktu tempuh yang sama. Dan semoga roda kecil ini tak akan lelah berlari, hingga tercapai apa yang disebut MIMPI.

#RUWET
gapapalah orang bilang tidak ada pendapat yang salah, yang salah itu tidak berpendapat  
maaf jika ada yang kurang setuju, kritik dan saran ditunggu melalui comment dibawah ini
:)
 









Komentar

  1. you know what? dari postinganmu aja udah menunjukkan kalo kamu cerdas, jangan pikirin kekuranganmu terus, banggain dong kelebihanmu ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih pril :)
      eh kamu pake google circle ya itu???

      Hapus
  2. apaan tuh? iya kali ya. berkunjung ke blog ku po'o :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. lhaa iya kmaren aku nemu namamu kan,, tapi pas aku klik kok yang muncul google circle ya,, dan harus daftar google circle dulu kalo mau ngikut,, akhirnya aku bikin google circle,, tapi sekarang ga bisa buka ,, hehehe

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Setuju sama prilleh :D
    Fokus sama kelebihanmu. Serius kamu punya kelebihan yang lebih amazing untuk diperhatiin kok daripada kelemahanmu ;)
    Keep rocking guys!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks guys, :)

      fan aku ada ide inovasi makanan,tapi kayaknya enak deh, lumayan kalo kita pengan coba-coba bisnis makanan,, dari kemaren mau bilang kamu lupa terus..

      Hapus
  5. seseorang diciptakan secara berbeda. mari kita cari sisi beda kita dan menjadi pribadi yg anti biasaa
    gak nyambuung :p wkwkwk

    BalasHapus
  6. sebenarnya, kalo menilik ke lubuk hati masing-masing orang pasti ada pikiran yang terlintas seperti yang kamu tulis, yan. Tiap orang merasa kecil bila berhadapan dengan orang lain yang dirasa 'lebih' dari dia dan masing-masing orang pasti berpikir dan berusaha untuk 'menggerakkan rodanya dengan usaha dua kali lebih besar dari roda orang lain'. Jadi jangan takut kalau cuma kamu sendiri yang ngerasain itu karena masing-masing orang pasti merasakannya hanya saja belum mau mengungkapkannya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyesal

Analogi part 2